berita

12 Feb 2019

MENGHAPUS STIGMA FISIKA SULIT DAN MEMBOSANKAN; GURU SMK MUHAMMADIYAH TUMIJAJAR MENGAJAK SISWA BERINOVASI MEMBUAT ROKET AIR

TUMIJAJAR - Bukan hal yang mengherankan apabila mata pelajaran Fisika bagi sebagian siswa merupakan "momok" yang cukup menakutkan. Fisika yang identik dengan sekumpulan rumus yang sulit menjadikan kegiatan pembelajaran Fisika rawan dengan susana yang membosankan apabila guru tidak pandai dalam menyiasatinya dengan kreativitas yang mumpuni.

Lain halnya dengan salah seorang guru Fisika di SMK Muhammadiyah Tumijajar yaitu Bapak Sudadi, S.Pd., yang memiliki inovasi tersendiri dalam menciptakan pembelajaran Fisika yang seru, asyik, dan menyenangkan bagi siswanya.

Pada Selasa (12/2) terlihat serunya pembelajaran Fisika di lapangan upacara SMK Muhammadiyah Tumijajar. Siswa kelas X TBSM A beserta Bapak Sudadi, S.Pd., terlihat sedang menyiapkan peluncuran Roket Air hasil kreativitas siswa. Pembuatan Roket Air tidak bisa sembarangan, diperlukan konsep yang matang agar roket dapat meluncur dalam jarak yang jauh selepas ditembakkan.

Seorang siswa mengungkapkan bahwa mereka menyukai pelajaran Fisika yang diampu oleh Bapak Sudadi, S.Pd., "belajarnya nggak buat bosen bu, senang kalau kadang-kadang belajar di luar sambil praktik seperti ini", ujar Amirudin salah satu siswa kelas X TBSM A.
Bapak Sudadi mengaku tidak memiliki kendala yang serius dalam membimbing siswa dalam pembuatan Roket Air ini. Beliau mengatakan bahwa kegiatan seperti ini adalah salah satu trik agar siswa senang dalam belajar Fisika. 

"Motivasi saya adalah agar siswa merasa senang belajar Fisika, dan menghilangkan anggapan bahwa belajar Fisika itu sulit dan membosankan. Untuk pembuatan alat sendiri siswa tidak memiliki kesulitan, setelah diberikan arahan, siswa juga bisa mandiri berinovasi untuk mengakses video pembuatan alat di Youtube", ujar Bapak Sudadi disela-sela membimbing siswanya meluncurkan Roket Air hasil karya mereka sendiri.
Sejatinya guru juga tidak pernah berhenti untuk senantiasa belajar. Melapangkan hati untuk bersedia belajar agar siswanya tetap semangat dan cinta belajar. (tra/adr)

Kirim Pesan