13 Feb 2019

TUMIJAJAR
- Sejak pergantian kepala sekolah pada bulan Januari lalu, terjadi revitalisasi
program di SMK MUTU, diantaranya terkait peraturan untuk siswa, karyawan dan
staf tata usaha sampai peraturan yang diterapkan untuk gurunya. Peraturan baru
yang diterapkan oleh kepala sekolah salah satu diantaranya adalah program
tadarus Al-Quran sebelum pelajaran dimulai yang dilakukan secara bersamaan oleh
seluruh dewan guru, karyawan, staf tata usaha, dan siswa SMK Muhammadiyah
Tumijajar dalam durasi kurang lebih 15 menit.

Kegiatan
tadarus Al-Qur’an untuk siswa diberlakukan tepat pada pukul 07.30 WIB sesuai waktu
masuk jam pertama. Selama kegiatan tadarus berlangsung gerbang sekolah ditutup lima
menit sebelumnya. Para siswa tersebut secara khusyuk melantunkan ayat-ayat suci
Al-Qur’an. Mereka didampingi oleh guru mata pelajaran pada jam pertama di kelasnya.
Sementara bagi PTK SMK Muhammadiyah Tumijajar kegiatan tadarus dilaksanakan
tepat pada pukul 07.15 s.d 07.30 WIB.
Ketua
Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMK Muhammadiyah Tumijajar, Mifta Oktaviani
mengatakan “kegiatan tadarusan itu sangat bermanfaat bagi kami, karena di rumah belum
tentu kami sempat mengaji”, ujarnya saat ditemui pada Rabu (13/02/2019). Menurutnya,
kegiatan membaca Al-Qur’an di sekolah sebelum pelajaran tersebut secara nyata
menguatkan keimanan siswa dan selalu ingat dengan Al-Qur’an. Senada dengan
Mifta, Jeni mengatakan "tiap kali saya masuk ke lingkungan sekolah, suasananya
lebih adem dan tenang, karena tiap hari kami mengaji", tutur siswa kelas X
tersebut.

Kepala
SMK Muhammadiyah Tumijajar Bapak Syamsul Hidayat, S.Pd.I., menuturkan jika
dirinya sangat senang dan bersyukur oleh adanya kegiatan religi tersebut. Selain
kegiatan tadarus Al-Qur’an, pihaknya juga membiasakan siswa gemar membaca
dengan melaksanakan literasi di sekolah. Beliau juga ingin mengembangkan bakat siswa
sesuai dengan kemampuannya masing-masing. "Saya bangga. Meski belum lama
menjabat di sini, tapi saya melihat bakat dan potensi yang dimiliki anak-anak
cukup luar biasa," katanya. (ADR/RCA)