20 Aug 2019
TUMBUHKAN RASA CINTA TANAH AIR, GURU SMK MUTU BERINOVASI ADAKAN KOMPETISI CIPTA BACA PUISI KEMERDEKAAN SAAT PEMBELAJARAN
Selasa (20/08/2019) -- 14.40 WIB
SMK
Muhammadiyah Tumijajar -- Masih dalam suasana semarak kemerdekaan HUT
ke-74 Republik Indonesia, salah seorang guru mata pelajaran Bahasa
Indonesia di SMK MUTU, Tulangbawang Barat, Lampung, yakni Bapak Jumadi,
S.Pd., memiliki cara khusus dalam menumbuhkan semangat kemerdekaan
kepada peserta didiknya. Seperti terpantau hari ini (20/8) proses
belajar mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas X Tata Boga
diisi dengan kegiatan cipta dan baca puisi dengan tema "Kemerdekaan".
"Peserta
didik sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki semangat
kebangsaan dan rasa cinta tanah air dengan memahami bagaimana para
pendahulunya memperjuangkan kemerdekaan", ungkap Bapak Jumadi, S.Pd.,
saat ditanya motivasi dalam mengadakan kegiatan cipta baca puisi bertema
kemerdekaan ini.
Beliau menambahkan, sebelum peserta didik
menciptakan puisi dengan tema kemerdekaan, peserta didik diajak mengulas
kembali sejarah perjuangan para pahlawan dalam meraih kemerdekaan
Republik Indonesia. Setelahnya, peserta didik dipersilakan untuk
berimajinasi dan menuliskannya dalam sebentuk puisi.
Setelah
dibagi dalam tujuh kelompok, selanjutnya peserta didik dipersilakan
berdiskusi dan berimajinasi bersama rekan sekelompoknya untuk
menghasilkan dua buah puisi yang orisinil.
"Pada proses pembuatan
teks puisi ini, siswa diperkenankan berdiskusi dengan teman di
kelompknya, namun tidaj diperbolehkan berselancar di internet. Hal ini
bertujuan agar karya yang nantinya dihasilkan merupakan karya yang
orisinal, yang lahir dari hasil penjiwaan peserta didik terhadap
kemerdekaan", lanjut Bapak Jumadi, S.Pd., menjelaskan teknis pelaksanaan
pembuatan puisi.
Setelah masing-masing kelompok menghasilkan dua
buar puisi, selanjutnya setiap kelompok membacakan puisi kelompoknya di
depan kelas secara bergantian. Bapak Jumadi, S.Pd., juga mengaku
memberikan apresiasi kepada kelompok dengan penampilan terbaik.
Bapak
Jumadi, S.Pd., mengatakan bahwa peserta didik terlihat antusias dalam
membuat puisi kemerdekaan ini. Hal ini dapat diketahui karena
menurutnya, puisi hasil karya siswa ini dapat menjiwai semangat
kemerdekaan. Beliau menambahkan, kegiatan pembelajaran dengan agenda
cipta baca puisi seperti ini akan berlangsung selama satu minggu ke
depan di kelas yang berbeda. (tm/adr)