berita

20 Aug 2019

KERJA SAMA ANTARA WALI KELAS, ORANG TUA DAN GURU BK DALAM PEMBINAAN SISWA

KERJA SAMA ANTARA WALI KELAS, ORANG TUA DAN GURU BK DALAM PEMBINAAN SISWA

Selasa(20/8/2019)--11.05 WIB

SMK MUHAMMADIYAH TUMIJAJAR -- Dunia pendidikan memang dunia yang penuh dinamika. Banyak kegiatan yang dilakukan guru dalam pembinaan siswanya di sekolah terkadang menemui sebuah kendala. Kendala yang ditemui tersebut bukan merupakan keputus asaan yang harus dibuang begitu saja. Justru kendala tersebut harus diselesaikan dengan segera mungkin. Bila sudah teratasi maka langkah selanjutnya membuat agar masalah tersebut tidak muncul kembali.

Salah satu masalah yang sering dialami oleh wali kelas di sekolah adalah masalah siswa yang jarang masuk sekolah. Siswa jarang masuk sekolah bisa saja disebabkan karena faktor dari luar atau dari dalam. Faktor dari luar adalah lingkungan siswa, proses pembelajaran, dan pergaulan siswa di sekolah maupun di rumah. Faktor dari dalam adalah tumbuhnya kemalasan yang disebabkan dari dalam diri siswa itu sendiri.

Seperti yang terlihat di ruangan BK SMK MUTU Tulangbawang Barat salah seorang wali kelas bersama wali murid dan guru BK melakukan konfrensi kasus siswa jarang masuk sekolah yang disebabkan oleh faktor dari dalam diri siswa tersebut, Selasa(20/8).

Disini peranan guru BK adalah sebagai penyeimbang diantara wali kelas dan orang tua siswa sehingga mereka dapat berjalan beriringan demi keberhasilan siswa supaya rajin masuk sekolah. Tidak hanya guru BK yang mempunyai kepekaan terhadapat siswa itu, tetapi keluarga juga lebih penting berperan dalam perkembangan anaknya.

Dalam studi kasus tersebut, Ibu Tuti Riwayati,S.Pd., sebagai wali kelas dan Ibu Maryana,M.Pd.I., sebagai guru BK memberikan kesempatan kepada siswanya untuk kembali masuk sekolah seperti biasa.

"Setiap permasalahan yang kita temui, anaknya kita temui juga. Orang tuanya kita panggil bila diperlukan. Supaya mengetahui," jelas Ibu Maryana,M.Pd.I., seusai melakukan konsfrensi kasus tersebut.

Menurut Ibu Tuti Riwayati,S.Pd., kerjasama yang baik antara wali kelas bersama guru BK yang memiliki pemahaman tentang psikologi anak, orang tua yang memiliki keterkaitan kuat dengan anak, siswa lainnya sebagai teman sejawat untuk merangkul kembali. Dari semua subjek tersebut harus beriringan memberikan motivasi kepada anak untuk kembali masuk sekolah. Hal ini memang butuh proses, tapi kerjasama semakin baik maka akan semakin cepat pula tuntasnya. Sehingga anak bisa kembali ke sekolah. (rc/adr)

Kirim Pesan