KELAS X JURUSAN TATA BOGA BELAJAR MEMBUAT TUMPENG
KELAS X JURUSAN TATA BOGA BELAJAR MEMBUAT TUMPENG
Kamis(9/1/2020) - 10.44 WIB
SMK Muhammadiyah Tumijajar - Jurusan Jasa Boga SMK Muhammadiyah Tumijajar merupakan satu-satunya SMK dengan kompetensi keahlian kuliner di Tulang Bawang Barat. Sebagai salah satu perintis Jurusan Tata Boga di SMK Muhammadiyah Tumijajar, seluruh siswa dan siswinya rutin praktik kegiatan masak memasak. Dari masakan lokal Indonesia sampai aneka kue dan bakery juga dipelajari dan dipraktikan oleh mereka.
Kamis, 9 Januari 2020, kali ini Ibu Fitri Ernawati, S.Pd., selaku Kepala Jurusan Tata Boga membimbing anak kelas X Tata Boga praktik membuat masakan tradisional Indonesia yakni nasi tumpeng.
Menurut Ibu Fitri Ernawati, S.Pd., tumpeng adalah menu khas nusantara yang terdiri dari nasi kuning dan aneka lauk-pauk. Bentuknya mengerucut keatas seperti segitiga. Rasanya yang nikmat berpadu lauk-pauk yang gurih, sangat layak untuk dijadikan pengganti cake dimomen-momen penting.
"Untuk menghasilkan tumpeng dengan bentuk sempurna, kita perlu beras yang tepat. Termasuk takaran air saat memasaknya. Sehingga, hasilnya tidak lembek dan tidak keras. Tekstur yang pas diperlukan agar saat dicetak, tumpeng tidak longsor ataupun merekah", papar Ibu Fitri Ernawati, S.Pd.
Meski lauk pada tumpeng identik dengan cita-rasa manis khas Jawa, namun, Ibu Fitri Ernawati, S.Pd., mengajarkan para siswa dan siswi Tata Boga dengan resep tumpeng yang menyesuaikan dengan lidah orang Lampung yang cenderung suka lauk-pauk dengan cita-rasa gurih dan pedas.
Selain itu Ibu Fitri Ernawati, S.Pd., mengajarkan mereka dalam menggabungkan antara unsur tradisional dan modern. Tradisionalnya mereka ambil dari penggunaa tampah sebagai wadah dan daun pisang untuk garnis. Sedangkan modernnya mereka ambil dari penggunaan flag sebagai ucapan yang akan diletakan pada tumpeng.
"Pada praktik membuat masakan tradisional Indonesia ini, Jurusan Tata Boga SMK Muhammadiyah Tumijajar berharap kedepannya setelah lulus nanti para siswa dan siswi tersebut dapat menjadikan keahliannya sebagai peluang usaha di dunia kuliner", jelas Ibu Fitri Ernawati,S.Pd.(adr/rc)