berita

22 Oct 2020

JURUSAN PERBANKAN SYARIAH SMK MUTU TUBABA HADIRKAN GURU TAMU BAHASA JEPANG

JURUSAN PERBANKAN SYARIAH SMK MUTU TUBABA HADIRKAN GURU TAMU BAHASA JEPANG

Kamis(22/10/2020) – 14.35 WIB

SMK Muhammadiyah Tumijajar - Menyiapkan tenaga pendidik yang handal dan terlatih serta terampil merupakan salah satu tujuan dari SMK Muhammadiyah Tumijajar dalam menyiapkan siswanya. Kali ini SMK Muhammadiyah Tumijajar dalam menyelaraskan kurikulum yang ada di sekolah dengan dunia industri. Jurusan Perbankan Syariah, menghadirkan guru tamu Bahasa Jepang yang diikuti oleh siswa Perbankan Syariah, Kamis(20/10). 

Ibu Enita adalah Guru Bahasa Jepang dari Terbanggi Besar, Lampung Tengah. Beliau memberikan gambaran umum mengenai teknik belajar Bahasa Jepang dari tingkat dasar hingga tingkat menengah. 

Kepala Jurusan Perbankan Syariah, Ibu Yuli Andriani, S.E.I., membernarkan bahwa pihaknya menghadirkan guru tamu Bahasa Jepang bagi siswanya. Kegiatan ini merupakan bagian dari Revitalisasi SMK tentang Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Disitu, Ibu Yuli Andriani, S.E.I., mengatakan program revitalisasi diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu SMK Muhammadiyah Tumijajar dengan dua orientasi baru. Pertama, mengantisipasi datangnya gelombang Revolusi Idustri 4.0 dengan segala teknologi desruptif yang menyertainya. Kedua, orientasi pengembangan keunggulan potensi wilayah sebagai keunggulan nasional untuk menciptakan daya saing bangsa.

“Pilar pertama memperkokoh jalinan SMK Muhammadiyah Tumijajar dengan dunia usaha dan industri Abad XXI, pilar kedua mendongkrak keunggulan lokal menjadi keunggulan global. Jadi, kita ingin siswa Perbankan Syariah betul-betul mampu berkarya dan bersaing ketika lulus nantinya, jadi beberapa program dilakukan, nah salah satunya dengan guru tamu ini,” sebutnya. 

Tanggapan Ibu Enita mengenai SMK Muhammadiyah Tumijajar sungguh luar biasa. Beliau mengatakan sangat hebat semangat belajar siswa Perbankan Syariah sangat tinggi dengan harapan belajar Bahasa Jepang ini mampu menjadi mereka siswa yang unggul dalam dunia kerja. (rc/adr)

Kirim Pesan