SMK MUHAMMADIYAH TUMIJAJAR ADAKAN TRAINING CENTER DI INDO JAPAN
SMK MUHAMMADIYAH TUMIJAJAR ADAKAN TRAINING CENTER DI INDO JAPAN
Jumat(23/4/2021) – 11.04 WIB
SMK Muhammadiyah Tumijajar - Sebanyak 4 siswa kelas XII SMK Muhammadiyah Tumijajar akan mengikuti training center di Indojapan Manpower Training Association / Indojapan MTA sebagai salah satu lembaga penyalur peserta magang yang resmi dan telah bekerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja RI yang beralamat di Kota Metro, Lampung selama tiga bulan ke depan. Pelepasan ke-4 siswa tersebut berlangsung di depan ruangan BKK SMK Muhammadiyah Tumijajar, Kamis(22/4/2021).
Dari keempat siswa tersebut yakni Riki Prasestiyan dari Jurusan TBSM, serta tiga lainnya dari Jurusan Perbankan Syariah yakni Geger Dwi Irawan, Tegar Budiantoro, dan Fajar Toriq Oktavian. Selama tiga bulan mereka akan training di Indojapan Manpower Training Association / Indojapan MTA sebagai bekal magang di Jepang.
Bapak Syamsul Hidayat, S.Pd.I., Kepala Sekolah menyampaikan harapanya kepada seluruh peserta training untuk berani membuka mindset dan menambah wawasan seluas-luasnya melalui pengalaman mengikuti program magang ke Jepang. Indojapan Manpower Training Association / Indojapan MTA menargetkan alumninya dapat terserap di dunia kerja Negara Jepang. Melalui program training center ini diharapkan siswa SMK Muhammadiyah Tumijajar siap mecari peluang karir di luar negeri.
“Selain dapat berbahasa Jepang, kami berharap mampu meniti karir di Jepang dengan baik dan membawa nama harum SMK Muhammadiyah Tumijajar di Negeri Sakura Jepang”, tutur Riki salah satu peserta training.
Penyematan dan pelepasan para peserta training center dipimpin oleh Bapak Tohari, S.Pd., Ketua BKK SMK Muhammadiyah Tumijajar. Bapak Windratno, S.E., sebagai sekertaris BKK mengapresiasikan para peserta yang semangat akan mengikuti training center tersebut. Bapak Windratno, S.E., juga berpesan kepada siswa agar selalu menjaga sikap dan identitas sebagai pelajar Muhammadiyah yang bermartabat.
“Harapan kami siswa benar – benar menjadikan kegiatan training ini sebagai wadah yang baik untuk mendapatkan ilmu-ilmu bermanfaat serta bisa berguna untuk masa depan siswa,” jelas Bapak Windratno, S.E. (rc/adr)