berita

26 Aug 2021

PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS SMKM TO ME SUDAH DIMULAI

PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS SMKM TO ME SUDAH DIMULAI

Kamis(26/8/2021) – 08.36 WIB

SMKM TO ME - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan, wilayah yang masuk kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1-3 boleh menyelenggarakan pembelajaran tatap muka terbatas, termasuk Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Sementara itu, satuan pendidikan di wilayah PPKM level 4 tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh.

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat telah memulai proses pembelajaran atau sekolah tatap muka terbatas pada Rabu (25/8/2021) kemarin, namun SMK Muhammadiyah Tumijajar akan memulai proses pembelajaran pada hari ini Kamis (26/5/2021) untuk kelas X terlebih dahulu.

Kepala sekolah Bapak Syamsul Hidayat, S.Pd.I., mengatakan, pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di SMK Muhammadiyah Tumijajar harus tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, serta keselamatan seluruh insan pendidikan dan keluarganya, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ekstra ketat.

“Orang tua atau wali para peserta didik memiliki kewenangan penuh dalam memberikan izin kepada anaknya untuk memilih antara mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas atau pembelajaran jarak jauh. Sekolah wajib menyediakan opsi pembelajaran tatap muka terbatas dan pembelajaran jarak jauh, serta tidak melakukan diskriminasi kepada peserta didik yang memilih opsi pembelajaran jarak jauh," jelasnya Bapak Syamsul Hidayat, S.Pd.I.

Mekanisme pembelajaran tatap muka terbatas yang akan digelar oleh SMK Muhammadiyah Tumijajar tidak berubah seperti uji coba belajar tatap muka sebelumnya. Durasi belajar terbatas antara 3-4 jam dalam satu hari. Selain pembatasan durasi waktu, jumlah peserta didik yang ikut dalam belajar tatap muka maksimal 50 persen dari daya tampung perkelas dan pengaturan jarak 1,5 meter antar peserta didik.

Seluruh peserta didik SMK Muhammadiyah Tumijajar sangat senang dengan pembelajaran tatap muka terbatas ini, mereka bersama dewan guru berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan dapat kembali kembali belajar bersama secara normal.(rc/adr)

Kirim Pesan