berita

17 Jan 2022

BERTARAF NASONAL! KEPALA SMKM TO ME MEMPELOPORI BRANDING AND MARKETING SCHOOL DI SMK MUHAMMADIYAH 1 KUBU RAYA KALIMANTAN BARAT

BERTARAF NASONAL! KEPALA SMKM TO ME MEMPELOPORI BRANDING AND MARKETING SCHOOL DI SMK MUHAMMADIYAH 1 KUBU RAYA KALIMANTAN BARAT

Minggu, 16 Januari 2022 – 12.00 WIB

SMKM TO ME – Bentuk dari solidaritas antar badan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) kepada SMK Muhammadiyah 1 Kubu Raya, kini perlahan mulai bangkit dari keterpurukan akibat kebakaran yang menimpa sekolah tersebut. Kepala SMK Muhammadiyah Tumijajar Syamsul Hidayat bertolak dari Bandara Raden Inten Lampung (14/01/2022) menuju bandara Internasional Supadio Pontianak untuk bersilaturahmi seklaigus menjadi pembicara kiat dan  strategi branding school bagi SMK Muhammadiyah 1 Kubu Raya pada hari Sabtu (15/01/2022). 

Terletak di desa Rasau Jaya 1 kecamatan Rasau Jaya kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, tempat ini memiliki destinasi wisata dan peninggalan sejarah yang menarik. Letak geografisnya yang berada di muara laut, ada beberapa destinasi wisata yang sering dikunjungi wisatawan yakni: Dermaga Batu Ampar, kawasan ini memiliki pemandangan yang menakjubkan pada pagi atau sore hari. Sungai Kakap, tempat favorit bagi para pemancing. Panorama Sungai Kapuas Rasau Jaya, sepanjang perjalanan para penumpang atau wisatawan akan disuguhi keindahan alam hutan mangrof dan jejeran pohon nipah juga berbagai aktivitas pelayaran lokal.

Desa Kubu juga terkenal dengan situs peninggalan Kerajaan Kubu. Berdasarkan sejarah yang bersumber dari berbagai bahan, Kerajaan Kubu didirikan oleh Syarif Idrus, seorang penyebar ajaran Islam dari Ar-Ridha Trim Hadralmaut. Situs sejarah peninggalan Kerajaan Kubu yang menjadi potensi objek wisata Budaya/Rohani di Kecamatan Kubu adalah Masjid Jami Khairussa’adah, Kompleks Makam Kerajaan Kubu, Makam Raja-raja Kubu dan Keraton Adrussiyah Kubu.

Pada hari Sabtu (11/12/2021) lalu, sekolah ini terbakar. Miftahul Huda, S.Pd selaku kepala sekolah berkata bahwa munculnya titik api diperkirakan sekitar jam setengah 3 subuh dan penyebab terjadi kebakaran akibat konsleting listrik yang kemudian menjalar ke gedung-gedung bangunan sekolah. Bantuan petugas pemadam kebakaran berdatangan sekitar 40 menit setelah api menjalar, alhasil kebakaran tidak bisa diselamatkan. Kebakaran ini mengakibatkan 6 Ruang kelas, Kantor Guru dan Kepala sekolah, buku buku serta beberapa ijazah siswa yang belum diambil ludes terbakar. Kebakaran ini menjadi duka bagi seluruh Amal Usaha Muhammadiyah di Kubu Raya dan Indonesia.


Kepala SMKM TO ME pun turut ambil bagian untuk menyamangati dan memberikan pencarahan dengan menjadi pembicara di sekolah tersebut. Materi yang beliau sampaikan adalah mengusung tentang strategi marketing dan branding sekolah. Hal ini sangat penting untuk membantu mereka pulih dalam hal fisik maupun tentang identitas sekolah itu sendiri. Kepala SMK TO ME selalu menekankan untuk bisa menjadi berbeda dari yang lain dan menjadi terbaik untuk setiap aspek. “mengapa kita perlu memiliki pembeda dari sekolah lain? Ini bukan tanpa alasan karena sekolah yang biasa-biasa saja tidak akan dilihat oleh siapapun. Namun jika sekolah kita berbeda dari yang lain maka orang-orang akan selalu mengingat sekolah kita karena berbeda. Satu keunggulan yang bisa kita peroleh dari menjadi berbeda ini merupakan poin plus yang harus terus kita kembangkan menjadi yang terbaik” ujar Syamsul dalam pemaparan materi yang disampaikan. 

Bersama Pengurus Kelompok Kerja (POKJA) SMK Muhammadiyah Indonesia, agenda silaturahmi ini sekaligus memberikan donasi dari dana yang dikumpulkan bersama untuk membantu mempercepat pemulihan fasilitas sekolah yang dilalap si jago merah satu bulan lalu. (nvapsbp)

Kirim Pesan