PARENTING DEEP LEARNING & RAPAT WALI MURID AWAL TAHUN PELAJARAN 2025/2026
Jum’at, 1 Agustus 2025 | Pukul 08.00 WIB
SMK TO ME - Jum’at pagi yang cerah di Lapangan Hijau SMK Muhammadiyah Tumijajar berubah semarak saat digelar acara Parenting Deep Learning sekaligus Rapat Wali Murid untuk menyambut Tahun Pelajaran 2025/2026. Seluruh orang tua/wali murid kelas X hadir penuh antusias, didampingi jajaran Komite Sekolah dan perwakilan MPDM Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan sambutan hangat dari Kepala Sekolah, sebelum memasuki sesi inti bersama narasumber kondang, Ust. Drs. Samson Fajar, M.Sos.I. Dengan tema “Membangun Karakter Juara: Peran Aktif Orang Tua”, beliau membuka wawasan baru bagi orang tua tentang pentingnya nilai kejujuran, tanggung jawab, dan daya juang dalam mendidik anak.
“Peran bapak dalam keluarga bukan sekadar memberi, tetapi dua hal utama: Doa dan Teladan. Tanpa contoh nyata, anak mudah membantah,” tegas Ust. Samson sambil menegaskan perlunya konsistensi perilaku di hadapan buah hati.
Tak kalah penting, peran ibu mendapatkan sorotan khusus. Menurut Ust. Samson, bimbingan dan kasih sayang ibu di rumah menjadi fondasi emosional yang membuat anak merasa aman dan percaya diri. Orang tua yang gagal memberi keteladanan, katanya, seringkali berhadapan dengan sikap kritik dan penolakan dari anak.
Di puncak paparan, Ust. Samson memperkenalkan “4M” kewajiban orang tua sebagai pedoman mendidik anak:
1. Mendoakan – Senantiasa memohon perlindungan dan petunjuk bagi anak.
2. Meneladani – Menjadi contoh praktik nilai-nilai luhur sehari-hari.
3. Memotivasi – Memberi dorongan positif agar anak berani bermimpi dan bekerja keras.
4. Membiayai – Menjamin kebutuhan pendidikan dan pengembangan potensi terpenuhi.
“Mendidik karakter itu tidak instan,” ujarnya. “Dengan komitmen 4M, insya Allah kita melejitkan potensi anak menuju juara sejati—dalam ilmu, akhlak, dan prestasi.”
Usai sesi Parenting Deep Learning, acara berlanjut ke Rapat Wali Murid, dipimpin Bendahara Sekolah bersama Komite. Mereka memaparkan rencana anggaran yang dibebankan kepada orang tua untuk operasional kegiatan ekskul, pemeliharaan sarana, dan program pengembangan karakter siswa, asuransi dan lain lain. Setiap poin anggaran dibuka ruang tanya jawab, memastikan transparansi dan kejelasan sebelum disepakati bersama.
Acara ditutup dengan doa penutup dan harapan agar sinergi antara sekolah, orang tua, dan komite terus terjaga demi kemajuan peserta didik. Dengan semangat baru, semua pihak siap menyongsong perjalanan pendidikan 2025/2026 yang penuh tantangan—tapi juga penuh peluang emas bagi karakter juara.(asr)