berita

02 Aug 2025

SMK TO ME DORONG INOVASI PEMBELAJARAN MELALUI PROGRAM PENGIMBASAN DEEP LEARNING

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 20.03 WIB 

SMK TO ME – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran yang relevan dan bermakna, SMK Muhammadiyah Tumijajar menggelar kegiatan bertajuk Program Pengimbasan Deep Learning yang berlangsung pada Sabtu, 2 Agustus 2025 di aula sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) SMK TO ME sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendorong inovasi pembelajaran berbasis deep learning.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala SMK Muhammadiyah Tumijajar, Sucipto, S.Pd., yang juga turut menjadi pemateri pada sesi pertama dengan topik Growth Mindset. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak para guru untuk berefleksi terhadap pola pikir masing-masing melalui pemahaman tentang empat jenjang mindset, yaitu Fixed Mindset, Growth-Fixed Mindset, Growth Mindset, dan satu jenjang lainnya yang memantik diskusi aktif antar peserta.

“Mindset kita adalah titik awal dari bagaimana pembelajaran kita akan berkembang. Di sinilah kita bisa mengevaluasi, di titik mana pikiran kita sedang bertumbuh,” ujar Pak Cipto dalam pemaparannya yang disambut antusias oleh peserta.

Keseruan berlanjut dengan pematangan konsep pembelajaran mendalam dan prinsip-prinsip utamanya yang dipandu oleh Ibu Setriyani, S.Kom. Materi ini menjadi fondasi utama bagi guru dalam merancang pengalaman belajar yang bukan hanya berorientasi pada hasil, namun juga pada proses dan pemaknaan yang menyentuh ranah berpikir tingkat tinggi.

Sesi berikutnya disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Weni Lestariningrum, S.Pd., yang mengarahkan peserta untuk menyusun Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM). Para peserta dibagi berdasarkan rumpun mata pelajaran masing-masing dan aktif dalam diskusi menyusun RPM yang kontekstual dan kolaboratif.

Sebagai penutup, Ibu Anisa Reza Oktaviani, S.Pd. memandu sesi refleksi untuk menggali pemahaman dan pengalaman para peserta selama mengikuti kegiatan. Refleksi ini memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya peran guru dalam transformasi pembelajaran abad 21.

Menambah semangat dan kehangatan suasana, masing-masing rumpun mata pelajaran juga diminta menyiapkan ice breaking kreatif sebagai bagian dari dinamika kelompok. Gelak tawa dan semangat kolaboratif pun mengisi ruangan sepanjang kegiatan berlangsung.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMK TO ME berharap seluruh PTK dapat menjadi agen perubahan yang adaptif, kreatif, dan terus bertumbuh untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan berdampak bagi peserta didik. (asr)

Kirim Pesan