berita

07 Feb 2026

Gerakkan Budaya Literasi, Alumni SMK Muhammadiyah Tumijajar Luncurkan Buku di Tanwir Pra-Muktamar XXIV IPM

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10.30 WIB

SMKTOME – Kepala Bidang PIP (Pengkajian Ilmu Pengetahuan) PW IPM Lampung, Salman Amar Raif, yang juga merupakan alumni SMK Muhammadiyah Tumijajar angkatan ke-23, meluncurkan buku kumpulan cerita pendek berjudul “Aksara yang Tak Pernah Padam” dengan subjudul “Lembar yang Berbisik” pada momentum Tanwir Pra-Muktamar IPM ke-24 yang digelar di Kota Makassar.

Buku tersebut memuat kumpulan tulisan nonfiksi dan fiksi karya pelajar IPM Lampung yang lahir dari semangat literasi dan keberanian untuk berkarya. Peluncuran buku ini menjadi langkah konkret dalam menumbuhkan budaya membaca dan menulis di kalangan pelajar IPM, sekaligus menegaskan bahwa karya sekecil apa pun layak diapresiasi dan tidak boleh dipandang sebelah mata.

Salman Amar Raif menyampaikan bahwa gagasan penulisan buku ini berangkat dari keinginannya mewadahi teman-teman pelajar IPM yang ingin memulai kebiasaan literasi. Ia memilih pendekatan sederhana namun berdampak nyata dibandingkan kegiatan yang bersifat seremonial semata.

“Daripada terlalu banyak seminar atau kebijakan baru, saya memilih langkah yang sederhana tapi pasti. Simple but sure. Buku ini menjadi bukti bahwa pelajar IPM mampu berkarya dan layak diapresiasi,” ujar Salman Amar Raif.

Ia menegaskan bahwa buku “Aksara yang Tak Pernah Padam: Lembar yang Berbisik” bukan karya individu, melainkan hasil kerja kolektif Bidang PIP PW IPM Lampung. Dalam proses penyusunannya, Salman Amar Raif dibantu oleh Sekretaris Bidang PIP, Shinta Amelia, serta anggota bidang, Aditya Nurrohman. Ketiganya berkolaborasi sejak tahap pengumpulan naskah hingga proses penyusunan buku.

Buku ini diterbitkan oleh CV. Madrasah Digital Group dan diharapkan menjadi medium inspiratif bagi pelajar IPM di berbagai daerah untuk berani menulis, membaca, serta mengekspresikan gagasan. Saat ini, buku tersebut telah tersedia dan dapat dibeli di toko buku terdekat.

Peluncuran buku pada forum nasional Tanwir Pra-Muktamar IPM ke-24 di Kota Makassar menjadi simbol bahwa gerakan literasi pelajar dapat tumbuh dari daerah dan berbicara di tingkat nasional. Kehadiran buku ini juga memperkuat posisi pelajar sebagai subjek perubahan melalui karya nyata.

Sebagai alumni SMK Muhammadiyah Tumijajar angkatan ke-23, Salman Amar Raif memiliki rekam jejak panjang dalam gerakan pelajar. Semasa sekolah, ia pernah menjabat sebagai Ketua Pimpinan Ranting IPM SMK Muhammadiyah Tumijajar, yang menjadi titik awal keterlibatannya secara aktif dalam dunia organisasi dan kepemimpinan pelajar.

Saat ini, Salman Amar Raif aktif di Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Melalui kedua organisasi tersebut, ia terlibat dalam berbagai kegiatan pengkaderan, diskusi, pelatihan, hingga penyelenggaraan event pelajar dan kepemudaan di tingkat provinsi.

Bagi Salman Amar Raif, organisasi bukan sekadar ruang berkumpul, melainkan ruang belajar untuk membangun kapasitas diri, memperluas jaringan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui karya literasi ini, ia menegaskan komitmennya untuk terus bertumbuh, berkolaborasi, dan menjadi bagian dari perubahan positif bagi pelajar dan pemuda Indonesia.(nva)

Kirim Pesan