In House Training Jadi Langkah Nyata SMK Muhammadiyah Tumijajar Tingkatkan Mutu Pembelajaran
Jum'at, 17 April 2026 - 14.58 WIB
SMKTOME - Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran serta administrasi mengajar, SMK Muhammadiyah Tumijajar menggelar kegiatan In-House Training (IHT) yang diikuti oleh seluruh tenaga pendidik. Kegiatan ini dilaksanakan di aula sekolah mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai dengan penuh antusiasme dari para peserta.
Mengusung tema “Membangun Standar Baru dalam Perencanaan Mengajar”, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pembaruan kepada guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang lebih efektif, terstruktur, dan sesuai dengan perkembangan pendidikan saat ini.
Hadir sebagai pemateri, Bambang Wiyono, S.E., yang memberikan materi secara mendalam terkait pentingnya perencanaan pembelajaran yang berkualitas. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam penggunaan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Kegiatan ini juga semakin istimewa dengan kehadiran Eko Priyono, S.P, M.M., selaku Ketua MPDM dan PNF Tulang Bawang Barat yang turut membersamai jalannya kegiatan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan, “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk terus dilakukan sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru. Perencanaan pembelajaran yang baik akan berdampak langsung pada kualitas proses belajar mengajar di kelas.”
Ia juga menambahkan bahwa guru dituntut untuk terus belajar dan berkembang agar mampu menghadapi tantangan pendidikan di era modern. “Guru tidak hanya dituntut mengajar, tetapi juga mampu merancang pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini,” ujarnya.
Selain itu, peserta diwajibkan membawa beberapa perlengkapan pendukung seperti laptop, perangkat pembelajaran, e-mail aktif, akun media sosial, hingga dokumentasi kegiatan mengajar. Hal ini bertujuan untuk menunjang praktik langsung selama pelatihan berlangsung.
Pihak sekolah berharap melalui kegiatan ini, para tenaga pendidik dapat meningkatkan kompetensi profesionalnya, terutama dalam menyusun administrasi pembelajaran yang lebih baik dan inovatif. Dengan demikian, kualitas pendidikan di sekolah dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi peserta didik.
Kegiatan In-House Training ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan standar baru dalam dunia pendidikan di lingkungan sekolah, serta memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. (ptr)