Fortasi Hari Kedua Smk Muhammadiyah Tumijajar Perkuat Pengenalan Jurusan Dan Layanan Bk

FORTASI HARI KEDUA SMK MUHAMMADIYAH TUMIJAJAR PERKUAT PENGENALAN JURUSAN DAN LAYANAN BK

15 Juli 2026

FORTASI HARI KEDUA SMK MUHAMMADIYAH TUMIJAJAR PERKUAT PENGENALAN JURUSAN DAN LAYANAN BK

  • Novika
  • 5 Pembaca

Selasa, 14 Juli 2026 | 10.30 WIB

SMKTOME – Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) hari kedua di SMK Muhammadiyah Tumijajar diisi dengan penguatan kompetensi keahlian di setiap jurusan serta materi dari Bimbingan dan Konseling (BK). Kegiatan ini bertujuan memberikan bekal kepada peserta didik baru agar lebih mengenal dunia pendidikan vokasi, memahami kompetensi yang akan dipelajari, serta menumbuhkan karakter positif sejak awal memasuki lingkungan sekolah.

Penguatan jurusan dilaksanakan secara terpisah di masing-masing kompetensi keahlian dan dipandu langsung oleh ketua jurusan. Dalam kegiatan tersebut, peserta didik dikenalkan dengan profil jurusan, budaya belajar, fasilitas praktik, peluang kerja, hingga prospek melanjutkan pendidikan setelah lulus.

Di Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Sudadi, S.Pd. memperkenalkan kompetensi dasar perawatan dan perbaikan kendaraan roda empat, budaya kerja industri, serta peluang karier di bidang otomotif. Sementara itu, Teguh Fitriyono, A.Md., selaku Ketua Jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM), menjelaskan materi mengenai teknologi, perawatan, dan servis sepeda motor yang disesuaikan dengan perkembangan dunia industri.

Peserta didik Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) mendapatkan materi dari Fitri Ernawati, S.Pd. tentang dunia industri kreatif, meliputi desain grafis, fotografi, videografi, ilustrasi, hingga pembuatan konten digital. Di Jurusan Kuliner, Yuli Andriani, S.E. mengenalkan dasar-dasar pengolahan makanan dan minuman, sanitasi, pelayanan, serta peluang berwirausaha di bidang kuliner.

Selanjutnya, Nurul Wahidah Dewi, S.E., selaku Ketua Jurusan Perbankan Syariah, memberikan pemahaman mengenai administrasi perbankan, pelayanan nasabah, dan sistem keuangan berbasis syariah. Di Jurusan Tata Busana, Anita, S.Pd. menjelaskan kompetensi desain busana, pembuatan pola, teknik menjahit, hingga prospek berkarier di industri fesyen. Adapun Anisa Reza Oktavia, S.Pd., Ketua Jurusan Farmasi, memperkenalkan dasar-dasar kefarmasian, pelayanan obat, peracikan sederhana, serta pentingnya ketelitian dan etika profesi di bidang kesehatan.

Selain penguatan kompetensi keahlian, peserta didik juga mengikuti materi dari Bimbingan dan Konseling (BK). Dalam sesi tersebut, siswa diberikan pemahaman mengenai tata tertib sekolah, pembentukan karakter, kedisiplinan, etika dalam berinteraksi, serta pentingnya menjaga kesehatan mental selama menjalani proses pendidikan. Siswa juga dikenalkan dengan fungsi BK sebagai layanan yang siap mendampingi mereka dalam pengembangan potensi maupun penyelesaian berbagai permasalahan akademik dan nonakademik.

Kepala SMK Muhammadiyah Tumijajar, Sucipto, menyampaikan bahwa FORTASI bukan sekadar kegiatan orientasi, tetapi menjadi langkah awal dalam membangun kesiapan peserta didik untuk belajar, beradaptasi, dan berkembang sesuai kompetensi yang dipilih.

“Melalui penguatan jurusan dan materi dari Bimbingan dan Konseling, kami ingin setiap peserta didik memiliki gambaran yang jelas tentang dunia vokasi sekaligus memahami pentingnya karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Harapannya, mereka dapat mengikuti proses pembelajaran dengan semangat, percaya diri, dan mampu mengembangkan potensi terbaiknya,” ujar Sucipto.

Melalui rangkaian FORTASI hari kedua, SMK Muhammadiyah Tumijajar menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi keahlian, tetapi juga mampu membentuk lulusan yang berkarakter, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja, dunia usaha, maupun jenjang pendidikan yang lebih tinggi. (nva)