Smk Muhammadiyah Tumijajar Biasakan Shalat Dhuha Setiap Pagi Untuk Membentuk Karakter Islami

SMK Muhammadiyah Tumijajar Biasakan Shalat Dhuha Setiap Pagi untuk Membentuk Karakter Islami

22 Juli 2026

SMK Muhammadiyah Tumijajar Biasakan Shalat Dhuha Setiap Pagi untuk Membentuk Karakter Islami

  • Novika Banisa
  • 37 Pembaca

Rabu, 22 Juli 2026 – 07.30 WIB

SMKTOME – Komitmen dalam membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter Islami terus diwujudkan oleh SMK Muhammadiyah Tumijajar melalui pembiasaan shalat dhuha yang dilaksanakan secara rutin setiap pagi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik bersama bapak dan ibu guru dengan penuh kekhusyukan. Sebelum memasuki ruang kelas, peserta didik melaksanakan wudu, kemudian menunaikan shalat dhuha secara berjamaah sebagai ikhtiar memohon keberkahan ilmu, kemudahan dalam belajar, serta kelancaran dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pembiasaan shalat dhuha merupakan bagian dari implementasi pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di SMK Muhammadiyah Tumijajar. Melalui program ini, sekolah berupaya menanamkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keistiqamahan sejak dini sehingga menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan peserta didik.

Kepala SMK Muhammadiyah Tumijajar, Sucipto, S.Pd., menyampaikan bahwa pendidikan karakter tidak cukup hanya diberikan melalui teori di dalam kelas, tetapi harus dibangun melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten setiap hari.

“Kami ingin mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi sesuai bidang keahlian, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan spiritual yang kuat. Shalat dhuha menjadi salah satu ikhtiar untuk membiasakan peserta didik mendekatkan diri kepada Allah Swt. sekaligus membangun kedisiplinan dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Selain sebagai ibadah sunah yang memiliki banyak keutamaan, shalat dhuha juga menjadi sarana membangun ketenangan hati sebelum memulai pembelajaran. Dengan hati yang lebih tenang dan pikiran yang lebih fokus, peserta didik diharapkan mampu mengikuti proses belajar secara optimal serta memiliki semangat untuk terus berprestasi.

Budaya religius yang diterapkan di SMK Muhammadiyah Tumijajar menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan vokasi, tetapi juga unggul dalam pembinaan akhlak. Pembiasaan ini diharapkan mampu membentuk lulusan yang siap memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, maupun berkontribusi di tengah masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam.

Melalui pembiasaan shalat dhuha setiap pagi, SMK Muhammadiyah Tumijajar terus meneguhkan komitmennya sebagai sekolah Muhammadiyah yang mengintegrasikan keunggulan kompetensi dengan pembentukan karakter Islami. Sebab, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari lahirnya generasi yang berilmu, beriman, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi sesama.(nva)