BARANGSIAPA MAMPU BERSYUKUR MAKA IA AKAN MUDAH UNTUK BERSABAR; PTK SMK MUTU DENGARKAN TAUSIYAH PENGAJIAN RUTIN MUHAMMADIYAH
SMK Muhammadiyah Tumijajar --Pelataran Komplek Masjid As-Sahlan hari ini, Senin (15/04/2019) tampak sangat ramai dipadati kendaraan roda dua dan roda empat yang terparkir dengan rapi. Mengingat hari ini tepat tanggal 15 dimana rutin diselenggarakan pengajian bagi Kader Muhammadiyah di Tulangbawang Barat.
PTK SMK MUTU, Tulangbawang Barat, Lampung, dikoordinir langsung oleh Bapak Lamidi, S.Pd.I., untuk datang tepat waktu sebelum kegiatan pengajian dimulai yakni pukul 13.30 WIB.
Tausiyah pada kesempatan pengajian ini disampaikan oleh Bapak Samson Fajar, M.Sos.I., dari Kota Metro. Secara garis besar Bapak Samson menyampaikan tentang pentingnya memelihara rasa syukur atas nikmat yang Allah SWT telah anugerahkan kepada setiap manusia. Beliau juga mengajak agar dalam situasi paling sulit dalam hidup, hendaknya jamaah dapat menyikapinya dengan rasa syukur. Bersyukur bahwa masih memiliki makanan untuk dimakan, pakaian untuk dikenakan, keluarga untuk dicintai, tempat tinggal untuk berteduh, kesehatan, dan masih banyak lagi nikmat Allah SWT yang pasti tidak akan sanggup untuk dihitung satu persatu.
Beliau menambahkan bahwa doa yang paling baik adalah doa yang lahir dari rasa syukur. Bila seseorang mampu bersyukur maka ia akan mampu melihat kebaikan di tengah kesulitan. Ditengah ujian yang dihadapi, ia mengerti bahwa akan ada hikmah yang pasti baik dibaliknya. Rasa syukur dapat menguatkan seseorang untuk dapat bersabar.
Beliau menghimbau kepada jamaah untuk meniatkan segala aktivitas sebagai ibadah kepada Allah SWT, sebab ibadah adalah bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Jika jamaah memiliki waktu luang, hendaknya dipergunakan untuk beribadah, sebab menyiakan ibadah adalah tanda seseorang kufur akan nikmat Allah SWT.
Sebelum menutup tausiyahnya, Bapak Samson Fajar mengatakan kepada jamaah dalam menyambut bulan suci Ramadhan hendaknya dengan menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan keluarga, dimana menanamkan kembali fungsi dan kewajiban setiap anggota keluarga. Di bulan Ramadhan hendaknya kembali meningkatkan frekuensi beribadah bersama keluarga. (tm/adr)