01 September 2026
Selasa, 1 September 2026 - 09.53 WIB
SMKTOME — SMK Muhammadiyah Tumijajar menjadi lokasi pelaksanaan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Sosialisasi tersebut memberikan edukasi mengenai berbagai potensi penyebab karhutla, dampak yang dapat ditimbulkan terhadap lingkungan dan masyarakat, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi kebakaran sejak dini. Para siswa juga diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kolonel Kes M. Choirul Anwar, Mayor CKM Era Safari, dan Kapten Inf Ali. S. Selain itu, turut hadir perwakilan Kapolsek Tumijajar, Aiptu Agus S, Kanit Reskrim Aiptu Darta, serta Kapas Sup Sek Kecamatan TBU Aiptu Hayadi.
Turut hadir anggota Unit Intel Dim 0412/LU, yakni Peltu Makrub dan Serda Hari, serta anggota Koramil 412-05/TBU, yaitu Serka Sony Atmaja dan Koptu Aryadi serta siswa SMK Muhammadiyah Tumijajar.
Dalam materi yang disampaikan, dijelaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan dapat disebabkan oleh faktor manusia maupun kondisi alam. Aktivitas seperti membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar dapat menjadi pemicu kebakaran, terutama saat kondisi lingkungan kering dan angin cukup kuat. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau tanda-tanda kebakaran.
Selain pencegahan, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai langkah penanggulangan karhutla. Penanganan harus dilakukan secara cepat dan tepat dengan mengutamakan keselamatan, antara lain melalui pelaporan kepada pihak berwenang, pembatasan penyebaran api, serta pengerahan petugas dan peralatan pemadam sesuai kondisi di lapangan. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak menghadapi kebakaran besar seorang diri dan segera menjauh apabila kondisi membahayakan.
Waka Humas, Suyanto, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi siswa, khususnya dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini. Edukasi tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan sangat penting diberikan kepada siswa sejak dini, sehingga mereka memahami bahayanya dan dapat ikut berperan dalam menjaga lingkungan,” ujar beliau.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan tersebut tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari serta disampaikan kepada keluarga dan masyarakat di sekitar mereka.
Melalui kegiatan ini, siswa SMK Muhammadiyah Tumijajar diharapkan mampu memahami bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Edukasi sejak dini penting agar para pelajar memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta mampu menjadi bagian dari upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan tertib dan mendapat antusiasme dari warga sekolah. Sinergi antara TNI, Polri, dan pihak sekolah melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama dalam mencegah terjadinya karhutla serta menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan berkelanjutan. (ptr)