Kostum Maskot Mkks Tubaba Raih Kostum Terbaik Di Lampung Tapis Karnaval Xxxv

Kostum Maskot MKKS TUBABA Raih Kostum Terbaik di Lampung Tapis Karnaval XXXV

30 Agustus 2026

Kostum Maskot MKKS TUBABA Raih Kostum Terbaik di Lampung Tapis Karnaval XXXV

  • Putri Dewi
  • 24 Pembaca

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11.06 WIB

SMKTOME – SMK Muhammadiyah Tumijajar kembali menunjukkan kreativitas dan eksistensinya dalam ajang budaya bergengsi di Provinsi Lampung. Dalam gelaran Lampung Tapis Karnaval 2026 yang berlangsung di Bandar Lampung, Minggu (30/8/2026), SMK Muhammadiyah Tumijajar tampil mencuri perhatian dengan menghadirkan ikon kostum karnaval terbaik yang memadukan unsur budaya Lampung dengan sentuhan kreativitas khas generasi muda.

Penampilan SMK Muhammadiyah Tumijajar semakin mencolok melalui ikon kostum karnaval terbaik yang menjadi salah satu daya tarik utama. Kostum tersebut memadukan unsur budaya Lampung dengan sentuhan modern, kostum berbahan dasar tikar anyam dipadukan dengan tapis lampung sehingga menghasilkan tampilan yang unik, berkarakter, dan sesuai dengan semangat Lampung Tapis Karnaval yang mengangkat kain tapis sebagai salah satu identitas budaya daerah.

Tidak hanya mengandalkan kemegahan kostum, peserta dari SMK Muhammadiyah Tumijajar juga menunjukkan kekompakan dan ekspresi yang kuat sepanjang penampilan. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga, mengenalkan, sekaligus mengembangkan budaya lokal melalui kreativitas yang relevan dengan perkembangan zaman.

Keikutsertaan SMK Muhammadiyah Tumijajar dalam ajang ini juga menjadi ruang bagi para siswa untuk mengembangkan keberanian, kreativitas, kerja sama, dan rasa bangga terhadap budaya daerah. Semangat tersebut sejalan dengan tema Festival Krakatau XXXV tahun ini, yaitu “Nengah Nyappur”, yang membawa pesan tentang kebersamaan, keterbukaan, dan keharmonisan dalam keberagaman.

Kajur Tata Busana SMK Muhammadiyah Tumijajar, Anita, S.Pd., menyampaikan bahwa keterlibatan siswa dalam Lampung Tapis Karnaval bukan hanya tentang menampilkan kostum, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar dan menunjukkan kreativitas. “Kami ingin anak-anak tidak hanya mampu membuat busana yang menarik, tetapi juga memahami bahwa setiap karya bisa menjadi media untuk mengenalkan budaya Lampung. Melalui karnaval ini, mereka belajar berani tampil, bekerja sama, dan menghargai budaya daerah,” ujarnya.

Selain menampilkan kreativitas para peserta, kemeriahan karnaval juga semakin terasa dengan hadirnya serangkaian barisan karnaval MKKS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) yang turut memeriahkan kegiatan. Barisan tersebut dipimpin oleh Ketua MKKS Kabupaten Tubaba, Hermono, S.Pd., bersama jajaran kepala sekolah dan peserta dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Tubaba. Kehadiran barisan MKKS Tubaba menjadi salah satu bentuk kebersamaan dan dukungan dunia pendidikan dalam memeriahkan agenda karnaval di Bandar Lampung.

Dengan penampilan yang kreatif dan penuh karakter, SMK Muhammadiyah Tumijajar berhasil membawa nama sekolah ke panggung budaya Lampung. Kehadiran ikon kostum terbaik dari SMK Muhammadiyah Tumijajar menjadi warna tersendiri dalam kemeriahan Lampung Tapis Karnaval 2026 sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas pelajar dapat menjadi bagian penting dalam pelestarian dan promosi budaya daerah. (ptr)

Kostum Maskot MKKS Tubaba Raih Kostum Terbaik di Lampung Tapis Karnaval XXXV

Minggu, 30 Agustus 2026 – 11.06 WIB

SMKTOME – Kostum maskot Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) berhasil meraih predikat Kostum Terbaik dalam gelaran Lampung Tapis Karnaval XXXV Tahun 2026 yang berlangsung di Bandar Lampung, Minggu (30/8/2026).

Kostum yang sekaligus menjadi maskot MKKS Kabupaten Tulang Bawang Barat tersebut merupakan hasil karya Tim Jurusan Tata Busana SMK Muhammadiyah Tumijajar. Kostum mengangkat unsur budaya Lampung dengan memadukan tikar anyam dan tapis Lampung, kemudian dikemas dalam desain yang kreatif dan atraktif.

Keikutsertaan kontingen MKKS Kabupaten Tulang Bawang Barat juga melibatkan berbagai sekolah di wilayah Tubaba. Sekolah yang berpartisipasi antara lain SMAN 2 Tulang Bawang Udik, SMKS Muhammadiyah Tumijajar , SMAN 1 Tumijajar, SMAN 2 Tumijajar, SMAN 3 Tumijajar, SMAN 4 Tumijajar, SMAN 1 Tulang Bawang Tengah, SMAN 2 Tulang Bawang Tengah, SMAN 3 Tulang Bawang Tengah, SMAN 1 Tulang Bawang Udik, SMAN 2 Tulang Bawang Udik, SMAN 1 Pagar Dewa, SMAN 1 Gunung Agung, SMAN 1 Gunung Terang, SMAN 1 Batu Putih, SMAN 1 Way Kenanga, SMAN 1 Lambu Kibang, SMKN 1 Tulang Bawang Tengah, SMKN 1 Way Kenanga, dan SMKN 1 Gunung Agung. Sebagai representasi dari seluruh SMA/SMK yang ada di Tubaba.

Kontingen tersebut tampil dalam sejumlah unsur, mulai dari penari dan pembawa banner nomor cluster, pembawa maskot, barisan kepala sekolah, pembawa baki produk unggulan sekolah, tim drumband, hingga tim pendamping. 

Kajur Tata Busana SMK Muhammadiyah Tumijajar, Anita, S.Pd., menyampaikan bahwa keterlibatan tim dalam pembuatan kostum maskot menjadi kesempatan untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenalkan budaya Lampung melalui karya busana.

“Melalui kostum ini, kami ingin menunjukkan bahwa budaya Lampung bisa dikemas dengan kreativitas anak-anak muda. Mereka belajar bagaimana sebuah ide dikembangkan menjadi karya yang memiliki nilai estetika sekaligus membawa identitas budaya,” ujarnya.

Penggunaan tikar anyam yang dipadukan dengan tapis Lampung menjadi ciri khas kostum tersebut. Perpaduan bahan tradisional dengan desain kreatif menjadikan maskot MKKS Tubaba tampil berbeda dan mendapatkan apresiasi sebagai Kostum Terbaik.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi tim pembuat kostum, tetapi juga menjadi kebanggaan bersama seluruh kontingen dan keluarga besar dunia pendidikan Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Lampung Tapis Karnaval XXXV Tahun 2026 dilaksanakan pada Minggu, 30 Agustus 2026, dengan lokasi kegiatan di Bandar Lampung, mulai dari Jl. Raden Intan hingga Lapangan Enggal Saburai. Menunjukkan bahwa kolaborasi antar-satuan pendidikan dapat melahirkan karya yang membanggakan. 

Bagi SMK Muhammadiyah Tumijajar, pencapaian tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kompetensi Jurusan Tata Busana dapat diwujudkan melalui karya nyata yang mengangkat budaya lokal dan mendapat apresiasi di tingkat provinsi.(ptr)