12 September 2026
Sabtu, 12 September 2026 | 08.04 WIB
TUMIJAJAR — Semangat mendekatkan diri dengan Al-Qur’an terus tumbuh di lingkungan SMK Muhammadiyah Tumijajar, Tulang Bawang Barat, Lampung. Melalui Kelas Tahfidz Al-Qur’an, peserta didik mendapatkan ruang untuk belajar membaca, memperbaiki bacaan, sekaligus menghafalkan ayat-ayat Al-Qur’an secara bertahap.
Kegiatan yang dilaksanakan pada pagi hari ini diikuti oleh 35 peserta didik bersama Ustadz Galuh, yang juga memiliki pondok pesantren tahfidz Al-Qur’an. Kehadiran beliau memberikan pendampingan kepada peserta didik dalam menjalani proses pembelajaran tahfidz dengan lebih terarah.
Kelas Tahfidz tidak hanya berfokus pada target hafalan. Peserta didik juga mendapatkan pembelajaran mengenai makhrajul huruf, yaitu latihan mengucapkan huruf-huruf hijaiyah sesuai dengan tempat keluarnya huruf. Hal ini menjadi bagian penting agar siswa mampu membaca Al-Qur’an dengan pelafalan yang tepat.
Dalam proses pembelajaran, peserta didik berlatih membaca ayat secara berulang, memperbaiki pelafalan, kemudian menguatkan hafalan dengan pendampingan. Setiap siswa memiliki kesempatan untuk memperbaiki bacaan dan hafalannya secara bertahap.
Pembelajaran pada pagi hari memberikan suasana tersendiri. Sebelum menjalani berbagai aktivitas pembelajaran di kelas maupun praktik kejuruan, para peserta didik terlebih dahulu mengawali hari dengan berinteraksi bersama Al-Qur’an.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya SMK Muhammadiyah Tumijajar dalam menghadirkan keseimbangan antara pendidikan kejuruan dan pembinaan keagamaan. Sebagai sekolah vokasi, peserta didik tidak hanya dipersiapkan untuk memiliki keterampilan sesuai bidang keahlian, tetapi juga dibekali nilai-nilai keislaman yang diharapkan dapat menjadi fondasi dalam kehidupan.
Ustadz Galuh, yang memiliki pondok pesantren tahfidz Al-Qur’an, turut memberikan pendampingan dalam proses pembelajaran. Dengan pengalaman dalam pembinaan tahfidz, peserta didik diarahkan untuk memahami bahwa menghafal Al-Qur’an membutuhkan kesabaran, ketekunan, dan konsistensi.
Kelas Tahfidz diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sekolah, tetapi dapat menumbuhkan kebiasaan membaca dan menghafal Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Sedikit demi sedikit, ayat yang dipelajari dan dihafalkan menjadi bagian dari perjalanan spiritual peserta didik.
Melalui program ini, SMK Muhammadiyah Tumijajar terus berupaya membentuk generasi yang tidak hanya kompeten dalam bidang keahlian, tetapi juga memiliki karakter religius dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.(nva)