Smk Muhammadiyah Tumijajar Siapkan Generasi Kuliner Hadapi Dunia Kerja Melalui Sertifikasi Kompetensi

SMK Muhammadiyah Tumijajar Siapkan Generasi Kuliner Hadapi Dunia Kerja melalui Sertifikasi Kompetensi

12 September 2026

SMK Muhammadiyah Tumijajar Siapkan Generasi Kuliner Hadapi Dunia Kerja melalui Sertifikasi Kompetensi

  • Novika
  • 15 Pembaca

Sabtu, 12 September 2026 | 10.23 WIB

SMKTOME — Sekolah terus berkomitmen menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Uji Sertifikasi Kompetensi (Serkom) bagi peserta didik kelas XII Program Keahlian Kuliner pada Sabtu, 12 September 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Tumijajar ini menghadirkan asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Barelang International untuk melakukan asesmen kompetensi pada bidang Food & Beverage.

Sertifikasi kompetensi menjadi bagian penting dalam pendidikan vokasi karena memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk membuktikan kemampuan yang telah mereka peroleh selama proses pembelajaran. Melalui asesmen oleh LSP, siswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu menunjukkan keterampilan dan sikap kerja sesuai kompetensi yang diujikan.

Bagi siswa Kuliner, sertifikasi ini menjadi salah satu bekal penting untuk meningkatkan kepercayaan diri ketika memasuki dunia kerja. Sertifikat kompetensi juga dapat menjadi nilai tambah karena menunjukkan bahwa peserta telah mengikuti proses asesmen dan dinyatakan kompeten pada bidang tertentu.

Tiga Tahapan untuk Mengukur Kompetensi

Pelaksanaan Serkom dilakukan melalui beberapa tahapan asesmen yang dirancang untuk melihat kemampuan peserta secara menyeluruh.

Tahap pertama adalah uji tertulis. Pada tahap ini, peserta mengerjakan soal untuk mengukur pemahaman pengetahuan yang berkaitan dengan kompetensi Food & Beverage.

Selanjutnya, peserta mengikuti uji observasi secara individu. Asesor mengamati kemampuan setiap peserta didik dalam melaksanakan tugas serta melihat bagaimana mereka menerapkan pengetahuan dan prosedur kerja yang telah dipelajari.

Tahap terakhir adalah uji praktik. Peserta menunjukkan kemampuan secara langsung melalui praktik kerja di bidang kuliner. Dalam proses ini, asesor dapat melihat keterampilan, ketepatan prosedur, sikap kerja, serta kemampuan peserta dalam menerapkan standar kerja secara nyata.

Rangkaian asesmen tersebut membuat proses sertifikasi tidak hanya mengukur kemampuan siswa di atas kertas, tetapi juga memastikan bahwa kompetensi yang dimiliki dapat diterapkan dalam situasi kerja.

Waka Kurikulum: Jadikan Sertifikasi sebagai Kesempatan

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Waka Bidang Kurikulum SMK Muhammadiyah Tumijajar, Weni Lestariningrum, S.Pd. Ia memberikan apresiasi kepada peserta didik yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti sertifikasi kompetensi.

“Sertifikasi kompetensi ini menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk mengukur sekaligus membuktikan kompetensi yang selama ini telah dipelajari di sekolah. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan tenang dan memberikan kemampuan terbaiknya.”

Ia juga mengingatkan agar siswa tidak memandang sertifikasi sebagai sesuatu yang menakutkan.

“Jangan melihat sertifikasi ini hanya sebagai sebuah ujian, tetapi jadikan sebagai pengalaman dan kesempatan untuk menunjukkan bahwa kalian siap menghadapi dunia kerja.”

Kepala Jurusan Kuliner Berikan Motivasi

Motivasi kepada peserta didik juga disampaikan oleh Kepala Jurusan Kuliner SMK Muhammadiyah Tumijajar, Yuli Andriani, S.E. Ia mendorong siswa untuk percaya terhadap kemampuan yang telah mereka pelajari selama menempuh pendidikan di jurusan Kuliner.

“Percayalah pada kemampuan yang sudah kalian pelajari selama ini. Jangan gugup dan jangan takut menghadapi asesor. Ikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh dan tunjukkan kemampuan terbaik kalian.”

Ia menegaskan bahwa keterampilan yang diperoleh di jurusan Kuliner merupakan bekal yang dapat digunakan jauh setelah siswa menyelesaikan pendidikan.

“Apa yang kalian pelajari di jurusan Kuliner bukan hanya untuk mendapatkan nilai atau lulus ujian. Keterampilan ini adalah bekal untuk memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, bahkan bisa menjadi modal untuk membuka usaha sendiri.”

Melalui kegiatan sertifikasi kompetensi ini, SMK Muhammadiyah Tumijajar berupaya memperkuat kualitas lulusan agar memiliki perpaduan antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang dibutuhkan oleh dunia industri.

Sertifikasi bukan sekadar tentang mendapatkan selembar sertifikat. Lebih dari itu, proses ini menjadi ruang bagi peserta didik untuk membuktikan kemampuan, mengukur kesiapan, dan membangun kepercayaan diri sebelum benar-benar terjun ke dunia profesional.

Dengan bekal kompetensi yang terus diasah selama berada di sekolah, generasi Kuliner SMK Muhammadiyah Tumijajar diharapkan mampu melangkah lebih siap, kompeten, dan percaya diri dalam menghadapi berbagai peluang di dunia kerja maupun dunia usaha.(nva)