28 Oktober 2026
Rabu, 28 Oktober 2026 | 09.22 WIB
SMKTOME – SMK Muhammadiyah Tumijajar menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda pada Rabu (28/10/2026). Bertempat di lapangan SMK Muhammadiyah Tumijajar, kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Para siswa mengikuti upacara dengan mengenakan pakaian adat sebagai wujud kecintaan terhadap budaya bangsa sekaligus upaya melestarikan warisan budaya Nusantara.
Nuansa keberagaman tampak melalui pakaian adat yang dikenakan para siswa. Penggunaan busana tradisional tersebut bukan sekadar menambah keistimewaan peringatan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga identitas bangsa dan menghargai keberagaman budaya Indonesia.
Kepala SMK Muhammadiyah Tumijajar Bapak Sucipto, S.Pd bertindak sebagai inspektur upacara dengan mengenakan pakaian adat Jawa Tengah bergaya Surakarta (Solo). Penampilan tersebut turut memperkuat nuansa budaya dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini.
Rangkaian upacara berlangsung dengan penuh penghayatan, termasuk pembacaan Putusan Kongres Pemuda yang mengingatkan seluruh peserta akan ikrar bersejarah para pemuda Indonesia pada 28 Oktober 1928. Pembacaan tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman suku, bahasa, dan budaya.
Suasana semakin khidmat ketika lagu nasional Satu Nusa Satu Bangsa diperdengarkan dan dinyanyikan bersama oleh seluruh peserta upacara. Para siswa, guru, dan warga sekolah mengikuti lagu tersebut dengan penuh penghayatan sebagai ungkapan cinta tanah air dan komitmen untuk menjaga persatuan Indonesia.
Dalam amanatnya sebagai inspektur upacara, kepala sekolah mengajak seluruh siswa untuk terus membangun karakter pemuda yang tangguh, disiplin, berintegritas, dan memiliki semangat juang tinggi.
“Semangat Sumpah Pemuda jangan hanya kita peringati setiap tanggal 28 Oktober, tetapi harus terus kita kobarkan dalam kehidupan sehari-hari. Jadilah pemuda yang berkarakter, disiplin, pantang menyerah, dan memiliki semangat juang yang tinggi. Teruslah belajar, berkarya, menjaga persatuan, serta mencintai budaya bangsa sebagai bagian dari jati diri kita sebagai generasi Indonesia,” pesannya.
Ia juga mengingatkan bahwa perjuangan para pemuda terdahulu harus diteruskan melalui tindakan nyata. Para siswa diharapkan mampu menunjukkan semangat tersebut dengan bersungguh-sungguh dalam belajar, mengembangkan keterampilan, menjaga kedisiplinan, serta berani menghadapi tantangan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk meneguhkan komitmen dalam membentuk generasi muda yang religius, unggul, siap kerja, berkarakter, serta memiliki kecintaan terhadap tanah air dan budaya Indonesia.
Melalui kegiatan ini, SMK Muhammadiyah Tumijajar berharap semangat persatuan, karakter luhur, dan jiwa perjuangan para pemuda Indonesia terus hidup dalam diri setiap siswa. Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi diwujudkan melalui prestasi, karya, kedisiplinan, dan kontribusi positif bagi masyarakat serta bangsa.(nva)