06 November 2026
Jumat, 6 November 2026 | 09.50 WIB
SMKTOME – Sebanyak 80 siswa kelas III MI Muhammadiyah Nurul Iman Pulung Kencana mengunjungi SMK Muhammadiyah Tumijajar dalam kegiatan outclass yang berlangsung penuh keceriaan dan antusiasme. Rombongan yang didampingi delapan orang guru tersebut disambut langsung oleh Weni Lestariningrum, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Muhammadiyah Tumijajar.
Kegiatan outclass ini menjadi pengalaman belajar yang berbeda bagi para siswa. Mereka diajak mengenal dunia pendidikan kejuruan melalui kunjungan ke tujuh jurusan yang ada di SMK Muhammadiyah Tumijajar. Tidak hanya melihat fasilitas pembelajaran, para siswa juga berkesempatan mencoba berbagai peralatan praktik dan mengenal keterampilan yang diajarkan di masing-masing jurusan.
Keseruan terlihat ketika para siswa mengunjungi ruang praktik Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Di ruang praktik ini, mereka diperkenalkan dengan kendaraan Mitsubishi Fuso, termasuk berbagai panel kontrol, tombol, dan fungsi yang terdapat di dalam kabin kendaraan. Rasa penasaran semakin terasa ketika para siswa mendapat kesempatan naik langsung ke dalam truk Fuso. Pengalaman berada di dalam kabin kendaraan besar tersebut menjadi salah satu momen menarik selama kunjungan.
Perjalanan berlanjut ke ruang praktik Teknik Sepeda Motor (TSM). Para siswa dikenalkan dengan berbagai komponen sepeda motor, peralatan bengkel, serta perlengkapan yang digunakan dalam proses perawatan dan perbaikan kendaraan. Melalui kegiatan ini, mereka memperoleh gambaran sederhana tentang keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia otomotif.
Di jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), para siswa diperkenalkan dengan dunia desain dan kreativitas digital. Mereka mengenal berbagai peralatan dan teknologi yang digunakan untuk menghasilkan karya visual. Kunjungan ini memberikan wawasan bahwa kreativitas dapat dikembangkan menjadi keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja.
Sementara itu, di jurusan Kuliner, para siswa mengenal berbagai peralatan dapur dan perlengkapan memasak yang digunakan dalam praktik pengolahan makanan. Beragam peralatan yang biasa digunakan oleh siswa SMK menjadi daya tarik tersendiri sekaligus menambah pengetahuan mereka tentang dunia kuliner.
Pengalaman tak kalah seru didapatkan saat mengunjungi jurusan Perbankan Syariah (PBS). Para siswa diajak mengenali ciri-ciri uang asli dan uang palsu melalui pemeriksaan keaslian uang. Mereka juga berkesempatan mencoba mesin penghitung uang untuk menghitung uang senilai Rp10 juta. Aktivitas tersebut menarik perhatian para siswa karena mereka dapat melihat secara langsung bagaimana teknologi membantu proses penghitungan uang dalam dunia perbankan.
Selanjutnya, di jurusan Tata Busana, para siswa diperkenalkan dengan berbagai peralatan menjahit serta proses pembuatan pakaian. Mereka mengenal bagaimana keterampilan, ketelitian, dan kreativitas dipadukan untuk menghasilkan berbagai produk busana yang memiliki nilai guna dan nilai jual.
Keseruan juga berlanjut di jurusan Farmasi. Para siswa diperkenalkan dengan proses pembuatan obat puyer, salah satu bentuk sediaan obat berupa serbuk yang dikemas dalam bungkus-bungkus kecil. Mereka dikenalkan dengan peralatan serta tahapan dasar peracikan, mulai dari proses menghaluskan, mencampurkan, hingga membungkus serbuk obat. Pengenalan ini memberikan pengalaman edukatif sekaligus menambah wawasan para siswa mengenai keterampilan yang dipelajari dalam bidang kefarmasian.
Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar di luar kelas, tetapi juga memperoleh wawasan baru mengenai berbagai bidang keterampilan dan profesi. Kesempatan melihat, mengenal, dan mencoba langsung peralatan praktik membuat kegiatan pembelajaran terasa lebih menyenangkan serta memberikan pengalaman yang berkesan.
Kunjungan edukatif ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarlembaga pendidikan Muhammadiyah sekaligus memperkenalkan pendidikan vokasi kepada peserta didik sejak usia dini. Dengan mengenal berbagai bidang keahlian secara langsung, diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk belajar, mengembangkan kreativitas, serta berani mengeksplorasi minat dan bakat yang dimiliki.(nva)