BERBASIS VISUALISASI ERA DIGITAL, GURU SENI RUPA SMK MUTU ASAH BAKAT SISWA DALAM BERKARYA SENI RUPA DUA DIMENSI (2D)
Selasa (03/09/3019) - 09.30 WIB
SMK Muhammadiyah Tumijajar -- Salah satu guru seni rupa SMK MUTU, Tulang Bawang Barat, Lampung, Ibu Reni Juwita, S.Pd., memiliki cara tersendiri dalam memadukan bakat kreativitas siswa untuk berkarya seni rupa dua dimensi dengan memanfaatkan visualisasi di era digital.
"Untuk membuat karya seni rupa dua dimensi, biasanya memilih objek seperti benda hidup maupun benda mati, tapi ini anak-anak dipersilakan mencari objek dengan visualisasi di internet, ini juga untuk mengasah imajinasi mereka agar lebih luas", ungkap Ibu Reni Juwita, S.Pd., sembari berkeliling mengondisikan siswa kelas X Teknik Kendaraan Ringan Otomotif C (X TKRO C).
Sebelum pembuatan karya seni rupa dua dimensi berupa kegiatan menggambar objek yang mereka dapatkan di internet, siswa diinstruksikan untuk membawa peralatan berupa buku gambar, crayon, pensil warna, pensil, dan peralatan gambar lainnya.
Menurut Ibu Reni Juwita, S.Pd., penilaian karya seni rupa dua dimensi ini nantinya meliputi unsur-unsur seni rupa seperi garis, bentuk, bidang, warna, dan unsur gelap terang yang menghasilkan suatu objel tertentu.
Ia menambahkan, kegiatan praktik membuat karya seni rupa dua dimensi ini merupakan indikator dalam aspek psikomotorik siswa. Kegiatan pembelajaran sendiri dikonsep dengan berkelompok, meskipun masing-masing siswa menghasilkan karya sendiri. Tujuan dengan pembelajaran berkelompok ini adalah agar setiap siswa dapat membangun diskusi dengan temannya. Selain itu, masing-masing kelompok juga telah ditentukan tema tersendiri.
Kreativitas guru dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran agar selaras dengan perkembangan industri 4.0 dirasa sangat perlu, salah satunya dengan mengintegrasikan kegiatan pembelajaran dengan teknologi dan informasi di internet. Terlebih, sebagai Sekolah Revitalisasi Nasional 2019, SMK MUTU harus mampu menerapkan perkembangan teknologi dalam pembelajaran di kelas. (tm/adr)